fuaaaah akhirnya nemu jg nih buku ! minggu lalu ak nyari d gramed matahari , d gramed ss jg gada . zzz tp akhirnya ak nemu jg ! hahaha pulangnya wusssshhh langsung ak baca smpe kelar :)
nah ini dy beberapa yg ak suka dr buku ini . hehe

Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian.
nb : ak suka chapter ini , chapter ini ngebahas ttg kita suka sm org diem* , dgn istilah laen ga ditanggepin . dan jg kata* d chapter ini yg ak cantumin di atas bner bgtttt . setuju bgt deh am smw yg dblg di atas . yaaah , mnurutku smw org pasti pernah ngerasain yg kek gni , jatuh cinta diam* . ya ngg ? same as me :)
'Gini lho,' kata Ina. Sekarang dia melihat ke mata gue tajam. 'Kenapa sih kita baru bisa dibilang komplit dengan kehadiran orang lain itu? Kenapa gak dengan kehadiran sebuah barang, atau... atau hobi, baru kita bisa dibilang komplit? Kenapa harus dihubungkan dengan orang lain? Kenapa kesempurnaan hidup kita, sebagai manusia, harus ditandai bahwa kita udah bisa ketemu dengan soulmate kita?'
Omongan Ina ada benernya juga sih. Semuanya terlihat tidak adil untuk gue. Bagaimana dengan para jomblo abadi, yang mungkin mati sendirian? Bagaimana dengan orang yang memilih untuk tidak pernah mencintai orang lain? Atau, ini yang paling parah: bagaimana dengan orang yang cintanya selalu bertepuk sebelah tangan?
Mereka punya nama untuk itu: unrequited love.
Unrequited love, atau cinta yang tak terbalas, adalah hal yang paling bisa bikin kita ngais tanah. Untuk tahu kalau cinta kita tak berbalas, rasanya seperti diberitahu bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkan orang tersebut. Rasanya seperti diingatkan bahwa kita, memang tidak sempurna, atau setidaknya tidak cukup sempurna untuk orang tersebut.
nb : ak suka sm kata* di atas , ngena bgt :) cinta yg tak terbalas itu nyakitin , jd kek cinta itu cuma kita yg ngerasain , tp dy sm sx engga . malah keanya dy ga nyadar kita sbenernya ad d sekitar dy , sll merhatiin dy , sll pngen tau ttg dy , dan sll syg sm dy ..
Satu hal yang jelas, perasaan di dada ini semakin mengganggu. Gue jadi susah konsentrasi untuk kerja, gue jadi susah ngelarin buku ini, gue jadi susah ngapa-ngapain. Kangen itu adalah salah satu perasaan yang paling mengganggu, tapi sekaligus paling menyenangkan. Gue jadi sering bengongdi atas meja kerja. Memikirkan dia lagi apa, apakah dia memikirkan gue juga. Dan seandainya kangen itu digaji, mungkin gue sudah menjadi jutawan.
Gue menyebut ini semua sebagai sebuah cosmological coincidence, atau kebetulan kosmos, kebetulan yang dirancang oleh alam semesta. Semesta telah mengatur pertemuan kita. Lebih jauh lagi, gue gak percaya pada kebetulan, gue lebih percaya pada pertemuan yang direncanakan diam-diam. Masing-masing dari kita punya garis kehidupan yang telah digambarkan. Dan masing-masing dari kita, kalau diizinkan, akan saling bersinggungan.
nb : klo kata* di atas , itu kata* org lg jatuh cinta . hehe klo udh lg syg* nya sm org , pasti ngerasa kek udh dtakdirin gt sm dy , serasa jalannya kita sm dy tu udh dtakdirin bareng . ceilah :p
Dalam hati, gue berharap hubungan gue dan pacar gue sekarang seperti hubungan binatang yang setia satu sama lain selama hidupnya. Ambil contoh burung lovebirds, burung ini setia sama satu pasangan selama hidupnya, sampai-sampai ketika pasangannya mati, burung yang satunya lagi akan merenung, depresi, akhirnya tidak lama kemudian mati menyusul pasangannya. Romantis banget ya?
Tidak seperti burung lovebirds, manusia adalah spesies yang aneh. Kebanyakan dari kita pasti pernah ngerasain putus, dan semakin banyak kita pacaran, semakin banyak kita ngerasain putus. Pacaran pada dasarnya punya risiko: ngambek, marah, dan akhirnya diselingkuhi, dan patah hati. Tapi kita, sebagai manusia, tetep aja masih mau pacaran. Karena kita, seperti belalang, tahu bahwa untuk mencintai seseorang, butuh keberanian.
Gue memulai buku ini dengan berusaha memahami apa itu cinta melalui introspeksi ke dalam pengalaman-pengalaman gue. Dan di halaman terakhir ini, gue merasa... tetap gak mengerti, sama seperti gue memulai halaman pertama.
Alih-alih seperti belalang, gue merasa seperti seekor marmut berwarna merah jambu yang terus-menerus jatuh cinta, loncat dari satu relationship ke yang lainnya, mencoba berlari dan berlari dan berlari di dalam roda bernama cinta, seolah-olah maju, tapi tidak... karena sebenarnya jalan di tempat. Entah sudah berapa kali gue naksir orang sebelum bertemu pacar gue yang sekarang ini. Entah berapa kali patah hati, berantem, cemburu yang gue alami sebelum ketemu dia. Entah berapa kali nembak dan putus, seolah-olah gue berlari dan berlari dari satu hubungan gagal ke hubungan gagal lainnya, seperti marmut yang tidak tahu kapan harus berhenti lari di roda yang berputar. Dan hubungan kali ini, setiap gue memandangi dia, pertanyaan besar itu pun timbul: apakah sekarang saatnya berhenti?
nb : ak suka semuaaaaaa yg ada d chapter ini . terutama ttg LOVEBIRDS :) ak suka sx sm lovebirds , parkit . mereka hewan , tp bisa setia bgt . ak suka am swmua fakta ttg lovebirds . ya mungkin ak gtw smw nya , tp secara keseluruhan ak sukaaaaaa sx ! ak suka chapter ini krn berisi kesimpulan : "susah ngerti yg namanya cinta" . bukan Raditya Dika aja , kita jg pasti gt . kita kek marmut merah jambu jg kan ? cb deh baca penjelasan diatas . kita sebenernya jalan bwt nyari tau ttg cinta , bwt ngerasain yg namanya cinta . tp pd akhirnya ? ngerasa jalan ditempat jg kan ? kek marmut yg lari d roda yg berputar .
yap ! itu dia yg ak suka . hmm entah krn kata* nya bagus atau krn emg ngena d ak , yg jelas ak suka bgt .
secara keseluruhan , buku ini nyritain ttg cinta . dsaat orang baru suka , baru naksir , trus bisa pdkt , eh jadian , konflik , eh putus . dan jg ad bbrp crita* laen yg tentu ttg cinta jg . dan jg ga lupa , ceritanya dibawain versi komedi jg . jd selaen km bsa enjoy sm cerita yg ga jauh dr cerita keseharianmu , km jg bakal ketawa* sndiri baca lelucon yg ad d novel ini . hehe
just read it ! :D
Kamis , 24 Juni 2010
-rania


0 komentar:
Posting Komentar